Rabu, 14 September 2011

Sejarah Berdirinya SMK "PEMUDA" KRIAN

SMK PEMUDA KRIAN berdiri sejak tahun 1972 sekolah kita ini berdiri dari inisiatif antara Bpk, Sri Soeparto SH dengan Bpk Drs.H.Mas’ud Dimyati. MM. Waktu SMK PEMUDA didirikan masih belum punya yayasan sendiri, setelah kelas tiga (3) akan menghadapi ujian syaratnya harus mempunyai akta yayasan sendiri. Akhirnya Bpk Mas’ud ber inisiatif untuk menyerahkan ke yayasan Muhammadiyah. Akhirnya pada tahun 1975 diserahkan ke yayasan Muhammadiyah. Nama PEMUDA oleh pimpinan wilayah Muhammadiyah JATIM H.Anwar Zain dianggap sebagai singkatan dari Pendidikan Muhammadiyah Dunia Akhirat.



Pada awal berdiri SMK PEMUDA KRIAN belum mempunyai gedung sendiri awalnya gedung sekolah menyewa dari keluarga H.Abdul Latif Alm. Seiring dengan berjalannya waktu pengurus sudah bisa membeli tanah sawah 5 bagian di Kemangsen. Setelah itu tanah tersebut dijual dan dibelikan tanah di Jeruk Gamping dan Mojosantren. Kemudian tanah yang di Jeruk Gamping dibeli oleh yayasan perguruan Al-Islam yang sekarang dipakai oleh SMA Al-Islam Krian dan uang hasil penjualan tanah tadi ditambah dengan uang bantuan dari pemerintah digunakan untuk membangun gedung di Mojosantren pertama hanya membangun 10 kelas.



 SMK Pemuda berdiri pada tahun 1972 pada saat itu siswanya hanya berjumlah 18 dan gurunya hanya berjumlah 8 orang. Gedung pertama SMK Pemuda terletak di JL.Raya Krian. Pada pagi hari di tempati SMP Al-Islam Krian dan di siang hari di tempati SMK Pemuda.  Dulu namanya bukanlah SMK Pemuda tapi, SMEA Pemuda (pemuda Muhammadiyah).  Perubahan nama tersebut berganti seiring berkembangnya jaman.
SMK Pemuda merupakan sekolah yang di dirikan oleh beberapa tokoh muslim Krian pada masa lalu.Lima orang pendiri SMK Pemuda antara lain :
  1. H.Mas’ud  Dimyati
  2. H.Sry Soeparto
  3. H.Sumadi
  4. H.Aslan dan
  5. Bpk.Nurhadi


Tahun bertambah tahun ini juga berarti makin maju dan berkembangnya SMK Pemuda.  Pada tahun 1975 sekolah kita sudah bisa membeli tanah “sawah” di daerah Kemangsen sekitar 3 hektar, pembelian ini berasal dari uang tabungan sekolah.Pada tahun 1982 tanah di Kemangsen tadi di jual dan kemudian membeli tanah di Kemasan yakni, lokasi sekolah kita yang sekarang.

Pada tahun 1983 gedung SMK Pemuda di bangun di Kemasan. Pada pembangunan pertama hanya terdapat 5 ruang dan sekarang sudah mencapai puluhan ruang yang di miliki SMK Pemuda. Ini semua adalah jasa dari para dermawan dan tabungsan sekolah yang di kelolah secara baik.

Pada kelulusan pertama yakni angkatan tahun 1974 yang dapat lulus 100%. Dengan jumlah siswa 18 orang waktu itu, ujian nasional SMK Pemuda masih ikut bergabung dengan SMAN 1 Surabaya. Kemudian pada tahun 1975 nilai kelulusan di SMK Pemuda mengalami penurunan. Pada saat itu ujian SMK Pemuda bergabung dengan SMAN 1 Mojokerto.

Setelah tahun1975 SMK Pemuda sudah mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk mengadakan ujian nasional sendiri. Setelah itu ujian nasional SMA Dlangu ikut bergabung dengan SMK Pemuda Krian.



Yang menjabat sebagai kepala sekolah pertama di SMK Pemuda adalah:
1.      Drs. H.Mas’ud Dimyati,
2.      Dra. Tutik Budiarti,
3.      Drs. Mustofa.S, MM
4.      Dra. Susi Herawati, SPd
5.      Drs. Moh. Yusroni
6.  Drs. Mujiono
7.  Sarwo Edi, SPd, MM
Perubahan dan pergantian kepala sekolah SMK Pemuda di dasari oleh pergantian masa jabatan.


Sekarang SMK Pemuda sudah banyak mengalami perubahan dan perkembangan mulai dari yang hanya mempunyai lima ruang kelas hingga puluhan kelas, dari 18 orang murid hingga ribuan jiwa bernaung dibawah naungan SMK Pemuda Krian, dari 8 orang guru hingga puluhan guru yang mengajar disini. Bisa dibayangkan betapa pesat perkembangannya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More